Visi dan Misi

VISI DAN MISI

VISI :

Menjadi Program Studi Psikologi yang mandiri, maju, terkemuka se Asia dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.

MISI :

Menyelenggarakan pendidikan tinggi Psikologi berlandaskan nilai-nilai Islam dalam rangka :

  1. Menghasilkan sarjana Psikologi yang mandiri, mampu dan peduli pada pengembangan

     ilmu dan kesejahteraan mental umat manusia.

  1. Menghasilkan penelitian yang berguna bagi pengembangan ilmu dan penyelesaian

      masalah umat manusia.

  1. Melakukan pengabdian pada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mental

      umat manusia.

 

TUJUAN PENDIDIKAN TINGGI PSIKOLOGI :

Dengan mengacu pada kurikulum KBK yang masih digunakan serta visi di Unisba, maka tujuan pendidikan tinggi psikologi yang ingin dicapai adalah :

Menghasilkan  lulusan S1 yang menguasai konsep dan teori-teori psikologi serta kaidah-kaidah Islam untuk kepentingan :

  1. Menganalisis, mendeskripsikan perilaku dan proses-proses mental, baik individu maupun kelompok secara sistematis, metodis dan obyektif.
  2. Mampu melakukan penelitian dan penyusunan laporan penelitian psikologi.
  3. Memiliki pemahaman teoritis, metodis dan teknik asesmen yang tepat berdasarkan rujukan teoritis yang digunakan.
  4. Memiliki kemampuan dalam merancang, melaksanakan, mendeskripsikan dan menganalisis gejala yang diamati melalui observasi dan wawancara (di bawah supervisi ahli).
  5. Memiliki kemampuan untuk melaksanakan pengadministrasian dan intrepetasi tes psikologi dengan benar (tes kategori A dan B)
  6. Memiliki kemampuan untuk menjadi pendamping konselor dalam penanganan permasalahan-permasalahan individual maupun kelompok yang berada dalam situasi krisis, dengan lingkup tugasnya antara lain:
  7. Turut melakukan observasi dan wawancara konseling di bawah supervisi ahli.
  8. Melakukan visiting keluarga untuk memperoleh informasi yang akurat dalam kepentingan konseling jika diperlukan.
  9. Memiliki kemampuan untuk menganalisis kebutuhan program training dan melaksanakan training dengan peran utamanya sebagai observer.
  10. Memiliki motivasi untuk mengambangkan keilmuan.
  11. Mampu mematuhi kode etik psikologi.