Sambutan Dekan

Sambutan Dekan

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba), berdiri pada tahun 2004 berdasarkan SK Dirjen Dikti No. 4223/D/T/2004 tanggal 27 Oktober 2004, dan memperoleh nilai akreditasi terakhir dengan peringkat “B” sesuai dengan keputusan BAN-PT No. SK Akreditasi BAN-PT No. 003/sk/ban-pt/Akred/S/I/2014. Fakultas Kedokteran Unisba didirikan atas inisiatif sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pendidikan kedokteran, dan berbagai pihak di Jawa Barat yang menginginkan hadirnya institusi pendidikan kedokteran di lingkungan pendidikan yang Islami. Universitas Islam Bandung sendiri merupakan salah satu Universitas Islam tertua di Jawa Barat, berdiri pada 15 November 1958 sebagai Universitas Islam, Unisba memiliki misi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui Implementasi Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus mewujudkan tatanan kehidupan Islami di Masyarakat dengan dihasilkannya lulusan yang memiliki penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang baik dan disertai dengan karakter yang berakhlakul karimah.

Pada usia yang masih relatif muda, Fakultas Kedokteran Unisba senantiasa berupaya untuk memenuhi standar pendidikan kedokteran yang berlaku di Indonesia serta senantiasa berupaya mengikuti dinamika yang terjadi di tataran regional dan Internasional. Pada kurun waktu satu dekade ini, banyak hal yang sudah berhasil dicapai oleh Fakultas Kedokteran Unisba. Diimplementasikannya program Hibah Kompetisi Peningkatan Kualitas Pendidikan Dokter (PHK-PKPD)/HPEQ (High Professional Education Quality) dari Bank Dunia, telah mampu mengakselerasi berbagai aspek baik input maupun proses pembelajaran sehingga berbagai indikator program PHK-PKPD telah berhasil dicapai.

Sebagai salah satu Fakultas di lingkungan Unisba yang merupakan Lembaga Pendidikan Tinggi yang berbasis Islam, FK Unisba senantiasa berupaya untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi yang tinggi sekaligus berakhlakul karimah. Upaya tersebut dicapai melalui komitmen Fakultas untuk senantiasa menjalankan fungsi tridharma perguruan tinggi secara utuh serta komitmen pada kelima pilar utama pendidikan tinggi, yaitu: kualitas, otonomi, akuntabilitas, akreditasi, dan evaluasi. Kedua hal tersebut diharapkan mampu membawa FK Unisba untuk menjadi Fakultas Kedokteran yang memiliki keunggulan daya saing pada tingkat nasional maupun global (regional dan internasional).

Selama kurun waktu 13 tahun sejak 2004 s.d 2017 ini telah banyak pencapaian yang diraih oleh Fakultas Kedokteran Unisba, yaitu:

  1. Lulusan pertama memperoleh angka kelulusan UKDI 100 % dan hingga saat ini tetap pada persentase kelulusan >90% per tahun (rata-rata 95,7 % selama 7 tahun keikutsertaan UKMPPD)
  2. Rata-rata IPK tahun akademik 2016/2017 untuk tahap akademik di 3,22 (skala 4)
  3. Dihasilkannya instrumen input penerimaan mahasiswa baru yang akuntabel dan saat ini dalam proses untuk pengajuan paten/HaKI
  4. Semakin diminatinya jalur PMDK oleh calon siswa berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan semakin diperhitungkannya kualitas FK Unisba di masyarakat.
  5. Semakin meningkatknya peminat calon mahasiswa baru dengan rasio keketatan seleksi > 1:10
  6. Diperolehnya peringkat akreditasi B dari BAN PT untuk program studi S1/PPSK pada tahun 2014 dan LAM-PT Kes untuk Prograsm Studi Pendidikan Dokter (Tahap Akademik dan Tahap Profesi) tahun 2015
  7. Konsisten melaksakan dan mengikuti Audit Internal Mutu Akademik (AIMA) untuk Program Pendidikan Sarjana Kedokteran dan berhasil menjadi salah satu prodi dengan akselerasi AIMA tertinggi di Unisba pada tahun akademik 2014/2015 lalu.
  8. Diperolehnya sertifikasi ISO 9001:2008 selama dua tahun berturut-turut.
  9. Mendapatkan hibah Health Professional Education Quality (HPEQ) dari Bank Dunia dan mampu menyelesaikan dengan baik seluruh rangkaian kegiatan hibah
  10. Semakin meningkatnya jumlah dosen yang memiliki jabatan fungsional lebih tinggi
  11. Semakin meningkatnya jumlah dosen yang menempuh studi lanjut s2, s3 dan spesialisasi
  12. Diperolehnya berbagai prestasi mahasiswa di Tingkat Lokal, Nasional, maupun Internasional baik dalam bidang akademik, soft skill, seni, dan olahraga.
  1. Dilakukan penyempurnaan kurikulum tahap akademik menjadi 7 (tujuh) semester yang diimplementasikan pada tahun akademik 2015/2016
  2. Dihasilkannya modul dan buku ajar Islamic Insert in Medical Curriculum pada tahun 2016 lalu
  3. Diselenggarakannya Continuing Medical Education (CME) berksala nasional dan Internasional dalam bidang kesehatan industry (Bandung International Symposium on Occupational Health and Safety (BIOHS) pada tahun 2014) dan Keislaman (Bandung Meeting on Global Medicine and Health (BAMGMH) dengan tema “Halal Medicine from Bench to Bedside” pada tahun 2017)
  4. Menjadi salah satu narasumber dalam pengembangan terintegrasi antara Pendidikan dan pelayanan pada berbagai event pertemuan Majelis Syuro Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI)
  5. Dibentuknya working group penelitian yang terdiri dari working group basic science, clinical science, applied science, occupational health, dan Islamic medicine
  6. Terakreditasinya Jurnal Global Medical and Health Communication (GMHC)
  7. Meningkatnya kerja sama penelitian dengan instansi dalam negeri seperti didapatkannya hibah dari Bappeda Jabar dan berhasilnya empat tim peneliti FK Unisba mendapatkan hibah penelitian Bersama BPJS Kesehatan Pusat senilai kurang lebih 400 juta rupiah pada tahun 2016 lalu.
  8. meningkatnya kerja sama Nasional berupa kerja sama dengan berbagai Rumah sakit dan wahana Pendidikan baik RS Pemerintah Pusat, RSUD, RS TNI/POLRI, dan RS Swasta di Jawa Barat serta Puskesmas di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Selain itu dijalin kerja sama dengan berbagai instansi lainnya dalam upaya peningkatan kinerja tridharma, seperti dengan PT Biofarma, Balai K3 Bandung, BPJS Kesehatan Pusat, dan sebagainya.
  9. meningkatnya upaya kerja sama Internasional dalam bidang tri dharma perguruan tinggi diantaranya Belanda (Groningen University, Netherland School of Public Health, Learning Development on Occupational Health, dan mengundang pakar kedokteran kerja internasional), Malaysia (Cyberjaya University College of Medical Sciences (CUCMS), Univerity Kuala Lumpur, International Islamic University of Malaysia (IIUM), Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), dsb), Filipina (de Lasalle University, Ateneo de Davao University), Jejaring dengan Singapura (National University of Singapore dan Institute of Mental Health Singapore), Thailand (Bhurapa University), jejaring dengan Jepang (Gunma University), Rusia dan Skandinavia, Australia (Griffith University dan Melbourne University), dsb.
  10. Meningkatnya upaya kerja sama regional di tingkat ASEAN, diantaranya: Joint activity on disaster relief medicine di cariu bogor, student exchange dan English enhancement program dengan CUCMS Malaysia; Joint research dengan Institute of Mental Health Singapore dalam bidang Kesehatan Jiwa Masyarakat; Homestay dan English Enhancement program dengan National University of Singapore (NUS); dan sebagainya

Demikian sekilas pencapaian selama 13 tahun berdirinya Fakultas Kedokteran Unisba. Berbagai keberhasilan tersebut menjadi bukti kerja keras, kerja cerdas, komitmen, tekad dan kebersamaan segenap pimpinan, civitas akademika, dan tenaga kependidikan di Fakultas Kedokteran Unisba serta berbagai pihak baik Yayasan, Pimpinan Universitas beserta jajarannya, keluarga besar Unibsa, dan berbagai pihak yang telah berkontribusi bagi pengembangan dan kemajuan FK Unisba. Dari institusi inilah akan dihasilkan dokter-dokter yang professional dan berakhlakul karimah, yang akan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

Billaahittaufiq wal hidaayah,

Wassalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Bandung, 2017

Dekan