Organisasi Kemahasiswaan

ORGANISASI KEMAHASISWAAN

DAM-F PSIKOLOGI UNISBA

Dewan Amanat Mahasiswa Fakultas Psikologi (DAM-F Psikologi) merupakan badan legislatif dalam organisasi Keluarga Mahasiswa Fakultas Psikologi Unisba yang berfungsi mewakili mahasiswa dalam menyalurkan aspirasi dan suaranya. Sebagai legislatif, DAM-F berfungsi untuk membuat kebijakan dan mengawasi program-program yang dilaksanakan oleh BEM-F. DAM-F dapat menyelenggarakan musyawarah-musyawarah untuk mengatur penyelenggaraan kegiatan kemahasiswaan. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh DAM-F adalah Musyawarah Besar, Musyawarah luar biasa, membentuk Badan Pekerja, dan lain-lain. Keanggotaan lembaga DAM-F terdari dari perwakilan empat angkatan termuda keluarga mahasiswa.

Selaku Lembaga tertinggi Kemah, DAM memiliki beberapa hak, antara lain :

  1. Hak inisiatif, yaitu hak untuk mengadakan amandemen terhadap rancangan peraturan Kemah Fakultas Psi Unisba.
  2. Hak angket, yaitu hak legislatif untuk mengadakan penyelidikan sendiri terhadap suatu hal.
  3. Hak interpelasi, yaitu hak untuk meminta keterangan kepada BEM-F Psikologi Unisba mengenai kebijaksanaannya di sesuatu bidang.
  4. Hak petisi, yaitu hak untuk mengajukan saran atau usul kepada BEM-F Psikologi Unisba.
  5. Hak legislasi, yaitu hak untuk membuat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kemah Fakultas Psikologi Unisba.
  6. Hak budget, yaitu hak mendapatkan dan mengelola anggaran dari anggaran kemahasiswaan Fakultas Psikologi Unisba.

Sedangkan kewajibannya adalah sebagai berikut :

  1. Menanggapi dan menindaklanjuti saran, usul dan keluhan dari anggota Kemah Fakultas Psikologi Unisba.
  2. Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh Kemah Fakultas Psikologi Unisba.
  3. Memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh BEM-F Psikologi Unisba.
  4. Mengontrol dan Mengevaluasi kegiatan yang dilakukan oleh BEM-F Psikologi Unisba.
  5. Menilai dan Mengesahkan Program Kerja BEM-F Psikologi Unisba.
  6. Melantik Ketua BEM-F Psikologi Unisba terpilih.
  7. Membentuk DAM-F yang baru pada akhir kepengurusannya.
  8. Membuat laporan pertanggungjawaban DAM-F Psikologi Unisba yang diajukan terhadap pihak Fakultas Psikologi Unisba.

 

BEM-F PSIKOLOGI UNISBA

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi (BEM-F Psikologi) adalah organisasi mahasiswa intra kampus yang merupakan lembaga eksekutif di tingkat Fakultas. BEM-F Psikologi bertugas untuk membuat kegiatan-kegiatan yang seuai dengan aspirasi dan kebutuhan dari kemah, berdasarkan pada AD/ART Kemah Fakultas Psikologi Unisba serta ketetapan-ketetapan dan keputusan-keputusan yang dibuat oleh DAM-F Psikologi Unisba.

Ketua BEM-F dipilih melalui kegiatan Pemilihan Umum Kemah Fakultas Psikologi dengan masa jabatan satu tahun. Dalam kegiatannya BEM-F memiliki beberapa departemen yang menunjang program kerjanya. Selain membuat kegiatan-kegiatan yang dapat memenuhi kebutuhan dan aspirasi kemah, BEM-F juga membina dan mengawasi Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Psikologi (UKM-F) Psikologi, agar unit-unit kegiatan tersebut dapat berkembang, sehingga selain menjadi wadah penyaluran minat dan bakat kemah juga dapat mencapai prestasi dibidangnya, seperti penalaran dan keilmuan, olah raga dan Seni.

Adapun Hak BEM-F Psikologi adalah sebagai berikut :

  1. Mewakili atau menunjuk anggota KEMAH F. Psikologi Unisba dalam kegiatan kemahasiswaan baik ke dalam maupun keluar institusi Unisba.
  2. Mengutus atau menarik kembali anggota KEMAH F. Psikologi Unisba yang diutus dalam lembaga-lembaga atau organisasi kemahasiswaan baik ke dalam maupun keluar institusi UNISBA atas persetujuan DAM-F Psikologi Unisba.
  3. Memanggil secara lisan atau tertulis anggota KEMAH F. Psikologi Unisba yang tidak mengkoordinasikan kegiatan dengan BEM-F.
  4. Mengontrol dan mengawasi pelaksanaan program kerja UKM-F.

Sedangkan kewajibannya adalah :

  1. Mematuhi, menaati dan melaksanakan aturan-aturan yang ada pada AD/ART Kemah F. Psikologi Unisba serta ketetapan-ketetapan dan keputusan-keputusan yang dibuat oleh DAM-F Psikologi Unisba.
  2. Melaksanakan program kerja dan kegiatan kemahasiswaan yang disetujui oleh DAM-F PSI. UNISBA.
  3. Pada akhir jabatannya, Ketua BEM-F Psikologi Unisba atas nama BEM-F Psikologi Unisba wajib menyerahkan laporan pertanggungjawaban pengurus BEM-F Psikologi Unisba periode yang bersangkutan kepada DAM-F Psikologi Unisba selambat-lambatnya 7 hari sebelum MMF Psikologi Unisba dilaksanakan.
  4. Ketua BEM-F Psikologi Unisba beserta jajaran membacakan laporan pertanggungjawaban dihadapan anggota MMF Psikologi Unisba apabila dihadiri oleh utusan, undangan dan peninjau.

Link : http://bempsiunisba.com

 

UKM-F PSIKOLOGI UNISBA

Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Psikologi (UKM-F Psikologi) merupakan wadah kegiatan kemahasiswaan di luar kelas untuk mengembangkan minat, bakat dan keahlian tertentu. UKM-F memiliki struktur organisasi tersendiri namun berada dibawah pembinaan BEM-F Psikologi.

Unit kegiatan mahasiswa terdiri dari tiga kelompok minat:

  • Unit kegiatan Mahasiswa di bidang olahraga, terdiri dari :
  • UKM-F Psychobask, merupakan unit kegiatan olah raga basket, UKM-F ini untuk mewadahi mahasiswa Fakultas Psikologi yang memiliki minat dan ingin berprestasi di bidang olahraga basket
  • UKM-F Psyche de Calcio, merupakan unit kegiatan olah raga futsal, UKM-F ini untuk mewadahi mahasiswa Fakultas Psikologi yang memiliki minat dan ingin berprestasi di bidang olahraga futsal.
  • Unit kegiatan kesenian.
  • UKM-F Kabaret Ungu, merupakan unit kegiatan kesenian, UKM-F ini untuk mewadahi mahasiswa Fakultas Psikologi yang memiliki minat dan bakat dibidang seni peran dan theater, khususnya Kabaret. Di UKM-F ini, mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana bermain seni peran, namun juga juga dapat belajar bagaimana membuat suatu cerita drama theater, membuat pementasan dan teknik-teknik yang terkait dengan pementasan seni theater cabaret.

UKM-F Kajian Sinema, merupakan unit kegiatan kegiatan kesenian yang mewadahi mahasiswa Fakultas Psikologi yang memiliki minat dan di bidang Film. Di UKM-F Kajian Sinema, mahasiswa belajar untuk mengkaji film-film dari sudut pandang ilmu psikologi. Selain itu juga mahasiswa juga belajar bagaimana teknik-teknik membuat suatu film yang baik, khususnya film yang dapat dimanfaatkan untuk belajar ilmu psikologi.